8. Apr, 2021

Batik Tanah Liek Khas Sumatra Barat

Batik tanah liek adalah jenis kain batik yang berasal dari Minangkabau,asal batik ini diduga dari Tiongkok yang diduga masuk ke Minangkabau pada abad ke 16.Pada zaman itu Kerajaan Minangkabau berpusat di Pagaruyung, Batusangkar.

Motif batik tanah liat ini yang tradisional adalah kuda laut dan burung hong,yaitu adalah motif yang berasal dari Tionghoa,namun sekarang ini selain motif dari Tionghoa juga terdapat motif tradisional dari Minangkabau seperti motif siriah dalam carano,motif kaluak paku,motif kuciang tidua,ada juga motif lokcan, motif batuang kayu,motif tari piring,dan motif kipas.

Keunikan yg menjadi khas batik ini adalah bahan-bahan pewarna nya yg berasal dari pewarna alami seperti tanah liat,kulit jengkol,manggis,getah gambir,jerami padi,kulit mahoni,kulit rambutan,dan tumbuhan-tumbuhan lainnya.

Batik tanah liek sudah mendapatkan penghargaan dari organisasi pendidikan,keilmuan, kebudayaan PBB(UNESCO) sebagai (Karya Agung Warisan Lisan dan Tak Berwujud dari Kemanusiaan).

Batik tanah liek sekarang ini hanya diproduksi/dibuat oleh tiga daerah di Sumatera Barat(Sumbar) yaitu Kabupaten Dhamasraya, Pesisir Selatan dan Tanah Datar.

Batik tanah liek dulunya hanya boleh dikenakan/dipakai  oleh Pemimpin Adat, seperti Budo Kanduang  (Pemimpin Perempuan Minangkabau) juga di gunakan sebagai atribut kerajaan Pagaruyuang.Batik tanah liek ini juga digunakan sebagai selendang untuk perempuan dan saluak (peci) untuk laki-laki, Dan di pakai oleh Raja Adityawarman dan raja kecil lainnya,seperti Raja Sungai Pagu, Jambu Lipo, Pulau Punjung, Sawah Lunto, dan Sijunjung.

Batik khas minang kabau memiliki motif unik yang menggambarkan daerah tersebut. Corak yang digunakan pada batik tanah liek di antaranya, motif jam gadang,motif rumah gadang,ada juga motif tari piring,motif kerbau pedati, motif malin kundang, dan motif-motif lain.Selain bercorak motif dari minang kabau yang unik,batik tersebut warnanya juga tidak mudah pudar.

Pembuatan Batik Tanah Liat kain yang dipakai untuk membatik biasanya adalah kain sutra, katun dan tenun. Langkah pertama yg harus di lakukan yaitu kain dimasukkan ke dalam larutan tanah liat yg di campur dengan air. Takaran tanah liat yang biasa digunakan tergantung pada kepekatan warna yang diinginkan oleh si pembuat.

Setelah itu kain tersebut dijemur di tempat yang teduh,kemudian kain digambar motif yg di inginkan menggunakan pensil.Selanjutnya kain di canting sama dengan cara pembuatan batik lainnya, dengan peletakan cairan malam sesuai motif yang diinginkan si pembuat.
Setelah kain tersebut dicanting, pada gambar yang kosong, bisa juga diisi warna sesuai keinginan.