20. Apr, 2021

Festifal Songket Internasional

Hai sahabat Travel Bloger Pesona kali ini kita akan memperkenalkan salah satu festifal yang setiap tahunnya taraf internasional. Acara ini akan di adakan di kota kuali sawahlunto. Dengan memperkenalkan kain songket silungkang kebanggan kota sawahlunto.

SISCa merupakan kependekan dari Sawahlunto Internasional Songket Carnival, SISCa adalah suatu acara pameran salah satu nya pameran songket internasional yang di selenggarakan oleh kepala penduduk sawahlunto/walikota/wali nagari/sekelompok tim yang mana acara tesebut di selenggarakan untuk di perlihatkan kepada semua orang dan tidak terkecuali kepada wisatawan yang datang.

Juga peserta yang boleh ikut tidak hanya penduduk asli sawahlunto namun di perbolehkan kepada semua orang yang ingin mengikuti untuk mememeriahkan acara tersebut karena acara ini tidak hanya pameran songket tersebut namun ada banyak lagi rangkaian acaranya seperti fashion show cilik, SISCa night, konferensi songket nusantara, dan karnaval songket silungkang.

Apa itu songket? Songket adalah kain yg di tenun dengan tangan menggunakan benang emas dan perak, songket merupakan jenis kain tenunan tradisional rumpun melayu di Indonesia, Malaysia, dan juga Brunei.

Songket ini tergolong ke dalam keluarga tenunan brokat. Kata songket ini berasal dari istilah sungkit yang berarti "mengait" atau "mencungkil", berkaitan dengan metode pembuatannya.

Menurut hikayat rakyat palembang, kain songket ber mula dari perdangan zaman dahulu antara tiongkok dan india, orang tionghoa menyediakan benang sutera dan orang india menyumbang benang emas dan perak.

Kemudian di tenun menggunakan alat tenun bingkai melayu dengan pola-pola rumit di ciptakan dengan memperkenalkan benang-benang emas atau perak yang di buat dengan penggunaan sehelai jarum leper,namun belum bisa di pastikan dari mana kain songket ini.

Songket terdiri dari macam-macam daerah asal, namun setiap daerah memiliki ke khasan nya masing-masing, seperti songket silungkang yang sebagian besar cara pengerjaannya sampai saat ini masih memaanfaatkan tenaga manusia.

Karena pengrajin songket bisa melakukan modifikasi berbagai motif songket dan warna sesuai keinginannya atau konsumen.

Maka dari itu kepala penduduk/walikota sawahlunto menggelar acara Sawahlunto Internasional Songket Carnival yang di singkat menjadi "SISCa" ,hal ini agar masyarakat tetap melestarikan songket dan menghargai budaya sendiri.

Jadi tunggu apa lagi ayo kita saksikan SISCA 2021 di kota kuali bersama PT. Duta Pesona Wisata