25. Mei, 2021

Tradisi Serak Gulo

Hai sahabat blog pesona, untuk mengucapkan rasa syukur di setiap daerah berbeda-beda. tergantung budaya yang dia anut dan agama yanng di percayai di suatu wilayah tertentu. Berikut salah satu budaya yang masih ada hingga saat ini di kota padang.

Serak Gulo adalah tradisi menyerakkan gula atau membagikan gula untuk mengungkapkan rasa syukur atas rezeki yang diberikan oleh allah swt dalam setahun ini.Serak gulo ini dilakukan setiap 1 Jumadil akhir hijriah dihadiri oleh warga muslim keturunan di kota padang.Gula ini biasa didapat dari sumbangan masyarakat lalu dibungkus dengan kain warna-warni dan kecil-kecil.

Kemudian gula tersebut dilempar dari atas bangunan mesjid Muhammadan untuk para warga yang berkumpul dibawah mesjid. Biasa para pelempar gula adalah seorang jamaah mesjid yang ingin membagi rezeki yang didapat.

Tradisi ini sudah ada 200 tahun lalu saat etnis india masuk di pesisir barat atau lebih tepatnya kota padang. Tradisi ini juga untuk memperingati wafatnya ulama di Nagore,India yaitu Shaul hamid dia juga orang yang berjasa dalam menegakkan islam.

Biasanya kalo di lapangan akan disediakan empat panggung untuk serak gulo kepada warga, panggung tersebut diletakkan disepanjang jalan pasar batipuh dan berjejer. Tradisi serak gulo ini ada pada tiga negara saja yaitu di india, singapura dan indonesia. Dahulu kala masih ada tradisi ini dilakukan disingapura namun sekarang tidak dilakukan lagi, di india kurang pasti apakah masih dilakukan atau tidak.

Biasa terdapat bendera berbentuk segitiga berwarna hijau dan putih pada tali yang berkisar sekitar 20 meter lalu direntangkan diatas mesjid Muhammadan.Tradisi serak gulo ini juga merupakan membangun kebersamaan dan memperdekat hubungan warga keturunan india di kota padang dengan warga setempat.

Nah inilah trasisi kami di sumatera barat. mari kunjungi kota rendang sumatera barat bersama PT. Duta Pesona Wisata.