14. Feb, 2022

Budaya Menanam Padi Di Minangkabau

   Indonesia disebut juga dengan negara agraris karena sebagian besar penduduknya bekerja di sektor pertanian.Dan setiap daerah di Indonesia memiliki tata cara bertani yang berbeda-beda,khususnya di Sumatera barat daerah Solok merupakan merupakan penghasil hortikultura terbesar, Juga sebagai pemasok beras terbesar hingga kebeberapa Provinsi di pulau Sumatera bahkan ke Jawa , di Jawa kerap menyebut beras yang berasal dari Sumbar dengan sebutan beras Solok 

Cara menanam padi dengan benar sangat penting untuk diketahui oleh para petani guna meningkatkan hasil produksi padi setiap masa panen datang karena permintaan beras yang tidak pernah menurun. Hal ini membuat para petani harus melakukan berbagai hal untuk menghasilkan padi yang melimpah. Untuk itu, para petani seharusnya memiliki pengetahuan dasar terkait cara penanaman padi yang baik dan benar agar hasil panennya pun sesuai dengan target,dan sesuai dengan permintaaan pasar

Berikut cara menanam Padi yang baik dan benar di Sumaterabarat 

1. Pilih Benih Padi yang Berkualitas

Benih padi yang berkualitas adalah hal yang penting jika kita ingin meningkatkan hasil panen padi. Saat ini di pasaran terdapat banyak macam benih padi yang dapat Anda cocokkan dengan kondisi lahan dan sesuai permintaan pasar. Beberapa ciri dari benih beras unggulan adalah:

  • Tahan terhadap serangan hama dan penyakit
  • Toleran terhadap kondisi lingkungan
  • Dapat mengasilkan panen yang berlimpah
  • Saat direndam dengan larutan za, benih tenggelam atau tidak mengapung.

2. Proses Penyemaian Benih Padi

Benih padi yang sudah siap dapat segera disemai, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Sebelum menyemai benih,disiapkan lahan terlebih dahulu, sebenarnya tidak ada patokan khusus untuk lebar dan panjang bedengan 
  • Tambahkan 2 kg bahan organik kompos, pupuk kandang,dan sekam. Jika Anda berminat untuk mengolah kompos dari bahan sisa pertanian.
  • Benih yang hendak disemai haruslah direndam dahulu sekitar 24 jam
  • Persemaian dilakukan sekitar 25 hari sebelum masa tanam, usahakan tempat menyemai benih padi berdekatan dengan lokasi tanam.
  • Benih yang disemai tidak harus terbenam seluruhnya,karena justru akan menyebabkan kecambah terinfeksi dan akhirnya membusuk. 

Berdasarkan deskripsi varietas padi, umur panen padi yang tepat adalah 30 hari setelah berbunga atau antara 135 sammpai 145 hari setelah tanam.

Nah,perlu diketahui,Minangkabau mempunyai tradisi masa panen padi yaitu Mairiak.

Kata Mairiak berasal dari kata "iriak" yang artinya memisahkan bulir padi dari tangkainya menggunakan kaki.aktifitas ini merupakan mengerjakan "iriak" maka ditambahkan dengan kata "ma", dengan aktifitas tersebut sering disebut dengan "mairiak".

Tujuan dan manfaat dari aktifitas Mairiak pada masyarakat di Minangkabau, sebagaimana telah diungkapkan, bertujuan untuk memisahkan bulih padi yang sudah disabit dari tangkainya agar padi yang sudah masak dapat dimanfaatkan baik  dikomsumsi sendiri atau dijual.Manfaat dari tradisi mairiak tersebutdibilang penting karena adanya tradisi tersebut membina rasa kegotongroyongan sesama komunitas tersebut,ikatan kekerabatan yang lebih kuat, hiburan lainnya 

Peserta atau orang yang melaksanakan aktifitas mairiak pada suatu tempat adalah keluarga(kerabat) dekat,yang sebeummnya diberi tahu untuk membantu pekerjaan mairiak tersebut.tradisi yang sarat dengan nilai budaya yang mencerminkan kebersamaan masyarakat Minangkabau,dilakukan oleh laki-laki yang sudah dewasa.Sedangkan pihak perempuan  mengerjakan kegiatan pendukung,seperti menyiapkan?mengantarkan makanan dan minuman bagi yang mairiak tersebut.Tradisi Mairiak tersebut dilakukan pada siang hari atau malam hari, namun paling sering dikerjakan pada saat malam hari. Hal itu dikarenakan pada malam hari dirasakan cuaca tidak panas sehingga pekerjaan mairiak berlangsung dengan cepat dan mudah.