26. Feb, 2022

Rabab Minangkabau

Sumatera Barat memiliki berbagai macam alat musik tradiasional, alat yang dimainkan dengan cara dipukul,ditiup,dan digesek. Salah satu contoh alat musik tradisional Minangkabau yang digesek ialah Rabab. Rabab yang dilihat secara sekilas bentuk dari alat ini menyerupai bentuk biola.

Rabab adalah alat musik yang digesek khas daerah Minangkabau yang terbuat dari tempurung kelapa. Dalam pengunaannya, irama yang dihasilkan dari gesekan alat ini menghasilkan suara yang khas,serta dipadukan juga dengan suara pemain rabab, pemain rabab memainkan rababnya dengan membawakan kisah dari cerita nagari atau yang dikenal juga dengan istilah Kaba.

Biola ini berasal dari budaya Persia-Arab. Pada awalnya, alat musik rabab tidaklah berbentuk seperti biola seperti sekarang.Setelah kedatangan Bangsa Eropa,yaitu Belanda, Inggris, dan Portugis ke wilayah ini dengan membawa alat msuik gesek bernama biola.

Kesenian Rabab adalah salah satu kesenian tradisional yang berkembang dalam kebudayaan Minangkabau. Rabab darek, rabab pasisia, rabab piaman adalah salah satu kesenian tradisional yang berkembang dengan wilayah dan didukung juga oleh masyarakat disana. Rabab darek tumbuh berkembang di daerah darek Minangkabau meliputi lluhak nan tigo, yaitu Tanah Datar,Limapuluh Kota,dan Agam,sedangkan rabab piaman tersebar di daerah pesisir barat Minangkabau,yaitu  derah tepian pantai pesisir atau juga disebut dengan rabab pasisia. Musik tradisional rabab biasanya dipertunjukan pada waktu perhelatan perkawinan,turun mandi, dan upacara alek nagari.