8. Apr, 2022

6 Tradisi Menjelang Bulan Ramadhan Di Sumatera Barat

 

Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh hikmah dan memberikan banyak keberkahan. Tidak heran banyak nya disetiap daerah menyambut datangnya bulan ramadhan dengan tradisi atau ritual. Di Sumatera Barat setiap daerah memiliki tradisi untuk meriahkan yang turun temurun untuk menyambut kedatangan Ramadan.
 
Tradisi di Sumatera Barat untuk menjelang ramadhan masih ada sampai saat ini, dan dapat dijumpai dibeberapa daerah di Sumatera Barat. Ada beberapa macam tradisi yang berkembang di Sumatera Barat seperti:
 
1. Balimau
Tradisi ini yang paling banyak dijumpai yaitu Balimau.Tradisi balimau adalah mandi yang menggunakan air rempah yang maknanya untuk mensucikan diri dari perbuatan buruk. Balimau ini sering dilaksanakan dengan mandi di sungai, lubuak, atau tempat pemandian, biasanya pada saat itu tempattempat wisata pemandian akan ramai dikunjungi untuk melakukan mandi balimau
 
2. Ziarah Kubur
Ziarah Kubur merupakan tradisi yang dilakukan disebagian daerah jelang ramadhan. Berziarah ke makam orang tua atau kerabat, dan para wali.Sambil berziarah, masyarakat setempat juga bergotong-royong membersihkan lokasi pekuburan. Di Sumbar, lokasi perkuburan juga dikelompokan berdasarkan nagari, suku, dan tempat tinggal.
 
3. Mandoa 
 Mandoa merupakan salah satu tradisi yang biasanya dilakukan sebagian masyarakat di Sumbar. Mandoa ini biasanya mengundang pemuka agama nagari, labay, malin, alim ulama dan lain-lainnya. Lalu mereka berdoa bersama dan diakhiri dengan jamuan makan. Namun biasanya ada juga yang mengundang anak yatim.
 
4. Manjalang Mintuo
Manjalang Mintuo atau mengunjungi mertua, yang dilakukan oleh perempuan yang telah punya suami di Minangkabau saat menjelang bulan ramadhan. Nanti perempuan akan mengunjungi tempat Mintuonya (mertuanya), dan membawa makanan yang enak-enak untuk diantarkan ke mertuanya. Tradisi ini bertujuan untuk menjalin hubungan baik antara si istri dengan mertuanya.
 
5. Membersihkan Masjid
Masyarakat di Sumatera Barat bergotong royong untuk membersihkan beberapa haru sebelum menjelang bulan ramadhan agar siap dipakai selama bulan ramadhan dan Idul Fitri, membersihkan masjid ini dapat berupa mengecat kembali warna yang sudah memudar, atau mengganti karpet. Tradisi ini juga dapat menjalin silaturahmi dengan masyarakat sekitar masjid.
 
6. Maniliak Bulan
Maniliak Bulan adalah tradisi untuk melihat bulan secara langsung tanpa menggunakan alat apapun, tradisi adalah salah satu cara untuk menentukan awal bulan ramadhan. Tradisi maniliak bulan dapat dijumpai di Lintuo Buo Tanah Datar, Koto Tuo Agam, dan Makam Syekh Burhanudin Ulakan.